Minggu

Mengapa Yahudi Menggali Di Bawah Masjid Al-Aqsa?

 
Penggalian di bawah Masjid Al-Aqsa sedang dijalankan..

Bismillaahir rahmaanir rahiim...
Luangkanlah waktu untuk membaca tentang kejadian masa lalu dan yang akan datang. Anda mestilah benar-benar mengetahui apa yang berlaku di Palestin pada hari ini. Ketahuilah apa yang Zionis lakukan dan yang lebih penting anda tahu mengapa dan kenapa.

Pertama. Lihatlah pengalian di bawah Masjid Al-Aqsa. Cukup cemas, bahaya dan merusakkan asas binaan Masjidil Al-Aqsa. Jika sebelum ini anda membaca melalui portal dan media yang berat sebelah. Kini saksikanlah sendiri kerusakkan yang terus akibat kerja pengalian ini. Keretakkan merata-rata di tiang besar, lantai dan dinding masjid yang suci bagi umat Islam.

Sabtu

Lailatul Qadar



Bismillaahir rahmaanir rahiim...


KEUTAMAANNYA:
Malam Qadar adalah malam yang paling utama sepanjang tahun, berdasarkan firman Allah Ta'ala: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan -- yakni Al Quran -- pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu.? Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan." (Al-Qadr:1-3).
Maksudnya, beramal pada malam tersebut berupa shalat, dzikir dan membaca Al-Quran, lebih utama dari amalan selama seribu bulan yang tidak mempunyai Lailatul Qadar.

SUNAT MENGINTAINYA:
Disunatkan mencari Lailatl Qadar itu pada malam-malam yang ganjil dari 10 (sepuluh) hari terakhir dari bulan Ramadhan. Nabi SAW, amat giat mencari saat itu pada sepuluh hari yang terakhir. Bahwa bila datang puluhan terakhir, Nabi SAW meramaikan malamnya, membangunkan keluarga dan mempererat sarungnya.

Adab masuk rumah orang lain.


Bismillaahir rahmaanir rahiim...

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin.

Dan jika dikatakan kepadamu: ‘Kembali (saja)lah’, maka hendaklah kamu kembali, itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.” (QS. An-Nuur: 27-29)

Minggu

Shalat Dua Hari Raya

Ketupat Lebaran Idul Fitri
Bismillaahir rahmaanir rahiim...


Shalat dua hari raya ('Idul Fitri dan 'Idul Adha) itu disyaria'atkan pada tahun pertama dari Hijrah Rasulullah SAW. Hukumnya ialah sunat mu'akkad, yang oleh Nabi SAW selalu dikerjakan, dan disuruhnya semua lelaki dan perempuan agar mengunjunginya.

Mengenai shalat Hari Raya ini ada beberapa pembicaraan, kita ringkaskan sebagai berikut:

I). SUNAT MANDI, MEMAKAI WANGI-WANGIAN DAN MENGENAKAN PAKAIAN YANG TERBAIK.

Dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya seterusnya dari kakeknya: "Bahwa Nabi SAW memakai baju buatan Yaman yang indah pada tiap hari raya."

Dan dari Hasan as Shibti, katanya: "Rasulullah SAW memerintahkan kami agar pada hari raya itu mengenakan pakaian yang terbagus, memakai wangi-wangian yang terbaik dan berkurban dengan hewan yang paling berharga."

Berkata Ibnu Qaiyim : "Pada kedua hari raya itu, Rasulullah SAW biasa mengenakan pakaian yang terbaik, dan ada sepasang pakaian beliau yang khusus digunakannya pada shalat hari raya dan shalat Jum'at."

Amalan dan Doa di Hari Raya Idul Fitri

Bismillaahir rahmaanir rahiim...

Pertama: Membaca Takbir setelah Shalat Subuh dan Shalat ‘Idul Fitri.

Kedua: Membaca doa berikut setelah shalat Shubuh:

اَللّهُمَّ اِنّي تَوَجَّهْتُ اِلَيْكَ بِمُحَمَّد اَمَامِي

"Allahumma inni tawajjahtu ilayka bi-Muhammadin amami."
Artinya : "Ya Allah aku menghadap-Mu dengan Muhammad di depanku."

Ketiga: Mengeluarkan zakat fitrah sebelum shalat ‘Idul Fitri.

Keempat: Mandi sunnah. Waktunya, dari fajar hingga pelaksanaan shalat ‘Idul Fitri. Sebelum hendak membaca:

اَللّهُمَّ اِيمَاناً بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ، وَاتِّبَاعَ سُنَّةِ نَبيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ

Doa sebelum Pergi Shalat Idul Fitri

Bismillaahir rahmaanir rahiim...

Allahu akbar, Allahu akbar, la ilaha illal lahu wallahu akbar, Allahu akbar walil lahil hamd...


Pergi untuk Shalat ‘Idul Fitri hendaknya sesudah terbit matahari. Dan sebelum kita berangkat menuju masjid atau lapangan dianjurkan terlebih dulu membaca doa berikut:

                                بسم الله الرحمن الرحيم. اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللّهُمَّ مَنْ تَهَيَّأَ فِي هَذَا الْيَوْمِ اَوْ تَعَبَّأَ اَوْ اَعَدَّ وَاسْتَعَدَّ لِوِفَادَةِ اِلَى مَخْلُوقٍ رَجَاءَ رِفْدِهِ وَنَوَافِلِهِ وَفَوَاضِلِهِ وَعَطَايَاهُ، فَاِنَّ اِلَيْكَ يَا سَيِّدِي تَهْيِِئَتِي وَتَعْبِئَتِي وَاِعْدَادِي وَاسْتِعْدَادِي رَجَاءَ رِفْدِكَ     وَجَوَائِزِكَ وَنَوَافِلِكَ وَفَوَاضِلِكَ وَفَضَائِلِكَ وَعَطَايَاكَ
 وَقَدْ غَدَوْتُ اِلَى عِيْدٍ مِنْ اَعْيادِ اُمَّةِ نَبيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَوَاتُ اللهِ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ، وَلَمْ اَفِدْ اِلَيْكَ الْيَوْمَ بِعَمَل صَالِحٍ اَثِقُ بِهِ قَدَّمْتُهُ، وَلاَ تَوَجَّهْتُ بِمَخْلُوقٍ اَمَّلْتُهُ، وَلكِنْ اَتَيْتُكَ خَاضِعًا مُقِرّاً بِذُنُوبِي وَاِسَاءَتِي اِلَى نَفْسِي
فَيَا عَظِيمُ يَا عَظِيمُ يَا عَظِيمُ اِغْفِرْ لِيَ الْعَظِيمَ مِنْ ذُنُوبِي، فَاِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ الْعِظَامَ إلاَّ اَنْتَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ، يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Adab memasuki Masjid Nabawi


Bismillaahir rahmaanir rahiim..

Ziarah kepada Rasulullah SAW termasuk rangkaian dari adab-adab haji dan umroh yang sangat penting, karena Rasulullah SAW bersabda:

”Barangsiapa yang datang ke Mekkah untuk melakukan haji, dan ia tidak berziarah kepadaku aku berlepas diri darinya pada hari kiamat. Barangsiapa yang datang kepadaku untuk berziarah maka wajib baginya mendapat syafaatku; barangsiapa yang diwajibkan baginya mendapat syafaatku maka wajiblah baginya surga. Dan barangsiapa yang mati karena hijrah kepada Allah `Azza wa Jalla maka pada hari kiamat ia dikumpulkan dengan para syuhada’ badar.“